Ketika kita bernafas, udara disedot oleh hidung atau mulut kita, turun melalui saluran udara di kerongkongan lalu ke dalam paru-paru. Paru-paru ini tidaklah hampa seperti bola karet di percobaan sebelumnya lho, melainkan lebih mirip dengan bunga karang. Di dalam paru-paru, sebagian dari udara yang kita hirup itu memberi sesuatu yang diperlukan oleh darah.
Udara adalah campuran dari beberapa gas, dan gas sendiri adalah nama yang diberikan kepada setiap benda yang bukan padat dan bukan pula cair. Di dalam paru-paru, kita mempergunakan sebagian dari oksigen, yaitu salah satu gas yang ada di udara yang kita hirup. Seperlima dari udara terdiri dari oksigen, sedangkan yang empatperlima lagi sebagian besar terdiri dari nitrogen. Udara juga berisi gas-gas lain, tetapi jumlahnya sangat kecil.
Apabila kita menghembuskan nafas, kita membuang semua oksigen yang tak terpakai bersama-sama nitrogen. Tetapi di dalam nafas kita masih ada pula gas lain yang disebut karbondioksida, yang dibuat dalam tubuh kita. Kalian dapat membuktikan bahwa karbondioksida ini dibentuk dalam tubuh kita. Caranya adalah dengan meniup sebuah sedotan plastik ke dalam air kapur (kalian dapat membelinya di apotek dengan harga murah). apabila karbondioksida masuk ke dalam air kapur, dia akan berubah menjadi keruh atau putih susu.
Nah, percobaan inilah yang dapat membuktikan bahwa jika tubuh kita memakai oksigen, maka akan terbentuklah karbondioksida. Kalian harus berkali-kali meniup sedotan itu agar air menjadi keruh. Hal ini karena kita tidak selalu menghasilkan karbondioksida setiap kali bernapas.
No comments:
Post a Comment