Friday, July 22, 2011

Kita Membutuhkan Udara

Mengapa orang harus memakai pakaian khusus jika akan mengarungi ruang angkasa? Mengapa seorang penyelam juga harus memakai pakain yang sejenis? Bagaimana caranya pesawat terbang melayang? Dan mengapa angin berhembus?

Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut ada hubungannya dengan udara. Udara yang tidak dapat kita lihat, rasakan dan cium. Akan tetapi, tanpanya kita tidak dapat hidup. Para ilmuan yang merancang pakaian ruang angkasa, bentuk pesawat terbang ataupun pakaian selam, memecahkan masalah udara dengan suatu percobaan-percobaan.

Seperti ikan yang tidak dapat hidup dengan air, kita juga tidak dapat hidup tanpa udara. Para penyelam dan astronot yang pergi ke luar angkasa harus membawa udaranya sendiri. Entah dalam keadaan terbangun ataupun tidur, kita selalu menghirup udara. Kadang-kadang kita bernafas ringan, kadang-kadang juga dalam. Kalian sendiri dapat mengukur berapa banyaknya udara yang telah kalian hirup.

Untuk mengetahuinya, kalian hanya membutuhkan sebuah ember atau baskom yang penuh dengan air, beberapa botol susu kosong yang mempunyai ukuran, dan sebuah selang karet. Celupkanlah botol-botol tersebut ke dalam air sehingga penuh, lalu letakkan dengan mulutnya menghadap ke bawah. Letakkanlah selang karet itu di bawah salah satu botol. Ambil nafas dalam-dalam dan tiuplah melalui selang. Udara akan mendorong air keluar dari botol. Apabila kalian telah mengisi botol tersebut dengan udara, tahanlah nafas sebentar.kemudian masukkan lagi selang karet tersebut ke dalam boto yang lainnya, lalu tiup kembali.

No comments:

Post a Comment